Jelang Pemungutan Suara Pemilu 2024, Bawaslu Kendari Tekankan Pentingnya Netralitas ASN
|
Kendari - Menjelang Pemungutan Suara 14 Februari 2024 mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kendari menekankan pentingnya netralitas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
\n\n\n\n“Berdasarkan pengalaman data di Pemilu sebelumnya bahwa salah satu pelanggaran yang paling banyak terjadi yakni persoalan netralitas Aparatur Sipil Negara,” kata Ketua Bawaslu Kota Kendari Sahinuddin.
\n\n\n\nSahinuddin menjelaskan, mengantisipasi pelanggaran – pelanggaran yang terjadi di Pemilu 2019 lalu, pada Pemilu kali ini Bawaslu telah membuat beberapa terobosan baru yang sudah jauh hari dilaksanakan.
\n\n\n\n“Mengingat di Kota Kendari ini hampir 40 persen penduduknya adalah ASN baik itu Pemprov maupun Pemkot Kendari, jadi kita telah menjalankan beberapa program pencegahan,” ujar Sahinuddin.
\n\n\n\nSahinuddin menambahkan, langkah pertama yang lakukan adalah melakukan sosialisasi dengan mengumpulkan seluruh Kepala OPD, Camat dan Lurah tingkat Kota Kendari tentang pentingnya netralitas ASN di Pemilu.
\n\n\n\n“Kedua kami juga telah mengambil langkah penandatanganan pakta integritas kepada seluruh Kepala OPD tingkat Pemerintah Kota Kendari yang disaksikan langsung oleh Pj Walikota dan seluruh anggota Bawaslu kota Kendari,” terangnya.
\n\n\n\nSelain itu juga Bawaslu tetap melakukan tindakan pengawasan terhadap tindakan – tindakan dari ASN yang mungkin mengarah kepada hal yang berbau keberpihakan dengan melibatkan Pokja Pengawasan Netralitas.
\n\n\n\n“Kami juga membentuk kelompok kerja pengawasan netralitas yang terdiri dari Bawaslu Kendari, BKPSDM Kota Kendari, Propam Sultra, Polres Kendari, POM Angkatan TNI untuk melakukan pengawasan,” ucapnya.
\n