Bawaslu Kota Kendari Gandeng Pramuka untuk Perkuat Pengawasan Partisipatif
|
Kendari - Meski di masa non tahapan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kendari kembali mengambil langkah strategis dengan menggandeng Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Kendari dalam upaya memperkuat pengawasan partisipatif. Kerjasama ini difokuskan untuk meningkatkan keterlibatan generasi muda khususnya anggota Pramuka dalam pengawasan partisipatif, sekaligus menjadi sarana edukasi demokrasi yang efektif bagi masyarakat luas.
Ketua Bawaslu Kota Kendari, Sahinuddin SH., MH, menegaskan bahwa pengawasan pemilu tidak lagi dapat dilakukan hanya oleh lembaga pengawas secara internal, melainkan membutuhkan dukungan aktif masyarakat, terutama kaum muda yang memiliki energi dan jaringan luas seperti Pramuka.
“Gerakan Pramuka adalah mitra strategis dalam pendidikan politik dan pengawasan partisipatif. Kami menargetkan Saka Adhyasta Pemilu di Kendari bisa terbentuk sebelum akhir 2025,”,” ujarnya usai acara penandatanganan nota kesepahaman kerjasama di Kantor Walikota Kendari, Sabtu (8/11/2025).
Ketua Bawaslu Kendari, Sahinuddin, saat memberikan sambutan usai penandatanganan kerjasama pengawasan partisipatif / Foto Humas
Sahinuddin menjelaskan, keterlibatan Pramuka diharapkan tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai agen penyebar informasi tentang pentingnya pemilu bersih dan anti-politik uang. Diharapkan, anggota Pramuka dapat menyampaikan pemahaman yang benar tentang hak dan kewajiban pemilih kepada komunitas di lingkungan mereka masing-masing.
“Pramuka punya jejaring luas sampai ke tingkat anak-anak dan remaja. Jika mereka sudah mengerti dan sadar tentang etika demokrasi, mereka juga bisa mengajarkan nilai-nilai tersebut ke lingkungan keluarga dan masyarakat,” tambah Sahinuddin.
Kerjasama ini meliputi sejumlah agenda, di antaranya sosialisasi pengawasan partisipatif bagi anggota Pramuka agar memahami regulasi dan metode pengawasan yang efektif, sosialisasi anti-politik uang dan penyebaran informasi pemilu yang transparan dan akurat, serta penyediaan saluran pengaduan yang mudah dijangkau untuk menampung laporan dugaan pelanggaran selama Pemilu berlangsung.
Langkah Bawaslu ini menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas pengawasan pemilu yang melibatkan seluruh komponen masyarakat. Dengan menggandeng Pramuka, program pengawasan partisipatif diperkaya dengan semangat kebersamaan dan pendidikan nilai-nilai demokrasi, sekaligus memperkuat jaring pengawasan hingga pelosok kota.
Penulis : M. Ahlan