Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kendari dan 5 BEM Kampus Teken Kerjasama Pengawasan Partisipatif Pemilu

bem

Proses penandatanganan perjanjian kerjasama pengawasan partisipatif antara Bawalsu Kota Kendari dan 5 BEM Kampus di Kota Kendari / Foto: Humas

Kendari - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Kendari menjalin kerjasama strategis dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari beberapa perguruan tinggi di Kendari guna menguatkan gerakan pengawasan partisipatif pemilu. BEM tersebut berasal dari 5 kampus yaitu BEM Universitas Halu Oleo, BEM Universitas Muhammadiyah Kendari, BEM Institut Agama Islam Negeri Kendari, BEM Universitas Sulawesi Tenggara dan BEM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara.

Kerjasama ini bertujuan untuk melibatkan mahasiswa secara aktif dalam mengawasi pelaksanaan pemilu agar berjalan transparan, jujur, dan adil. Penandatanganan perjanjian kerjasama ini berlangsung di sela-sela kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu yang digelar Bawaslu Kota Kendari, Selasa (26/08/2025) di Swiss-belhotel Kendari.

Anggota Bawaslu Kota Kendari, Arham, SP., MP mengungkapkan melalui kolaborasi ini, mahasiswa yang tergabung dalam BEM diharapkan dapat menjadi agen pengawasan di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar. Bawaslu Kendari nantinya akan memberikan pengetahuan kepada mahasiswa mengenai mekanisme pengawasan dan pelaporan pelanggaran pemilu melalui kegiatan-kegiatan sosialisasi yang digelar Bawaslu Kota Kendari. Kerjasama ini juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk menyebarkan informasi yang benar dan mendorong partisipasi pemilih muda serta pemilih pemula.

"Keterlibatan BEM sebagai pengawas partisipatif adalah upaya penting dalam menguatkan demokrasi yang sehat dan berintegritas. Melibatkan mahasiswa tidak hanya memperluas jaringan pengawasan, tetapi juga menanamkan budaya kritis dan sadar demokrasi di kalangan generasi muda," terang Arham.

Selain itu diharapkan melalui sinergi ini, muncul gerakan pengawasan yang kuat dari bawah yang nantinya dapat membantu Bawaslu dalam mengawasi seluruh tahapan pemilu di Kota Kendari.

Langkah Bawaslu Kendari menggandeng BEM kampus menjadi salah satu model pengawasan pemilu yang inovatif dan partisipatif, sekaligus memberikan ruang seluas-luasnya kepada masyarakat akademis untuk aktif menjaga keberlangsungan demokrasi melalui proses pemilu yang kredibel dan akuntabel.

Penulis : Muh. Ahlan