Lompat ke isi utama

Berita

Kompas Bawaslu Kendari Dorong SDM Profesional dan Organisasi yang Solid

sahinuddin

Ketua Bawaslu Kota Kendari, Sahinuddin, S.H., M.H saat menjadi pemantik pada Diskusi Kompas / Foto: Humas - Fandy

Kendari - Bawaslu Kota Kendari menggelar diskusi Kompas edisi 17 dengan mengangkat topik “Layanan Dasar, Tugas, Wewenang, dan Fungsi Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi”, Senin (10/8/2026).

Diskusi Kompas merupakan forum pembelajaran internal Bawaslu Kota Kendari yang rutin dilaksanakan setiap pekan. Forum ini tidak sekadar menjadi agenda kelembagaan, tetapi ruang untuk membedah pekerjaan sehari-hari, menyamakan pemahaman, dan menemukan cara kerja yang lebih efektif dalam mendukung tugas pengawasan pemilu.

Pembahasan pada Kompas kali ini difokuskan pada layanan dasar, tugas, wewenang, serta fungsi Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi. Dalam praktiknya, fungsi tersebut mencakup pengelolaan sumber daya manusia, pembinaan jajaran pengawas, peningkatan kapasitas, tata laksana, kesekretariatan, pengelolaan data, hingga pemantauan dan evaluasi kelembagaan.

Ketua Bawaslu Kota Kendari, Sahinuddin, S.H., M.H., menegaskan bahwa pemahaman terhadap tugas Divisi SDM dan Organisasi perlu dimiliki seluruh jajaran, bukan hanya personel yang berada dalam divisi tersebut.

“Ketika kita membahas SDM dan organisasi, yang diperkuat bukan hanya satu divisi, tetapi seluruh jajaran agar mampu bekerja secara terkoordinasi, profesional, dan saling mendukung,” ujar Sahinuddin.

Menurutnya, kualitas kelembagaan sangat ditentukan oleh kemampuan setiap unsur dalam memahami peran dan tanggung jawabnya. Karena itu, layanan dasar tidak boleh dipandang sebagai pekerjaan administratif semata, melainkan bagian penting dari fondasi kerja pengawasan.

“Pelayanan, tata kelola, pembinaan, dan pengembangan kompetensi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kinerja Bawaslu. Jika fondasi organisasinya kuat, jajaran pengawas akan lebih siap menjalankan tugas, merespons persoalan, dan menghadapi tantangan kepemiluan yang semakin kompleks,” tambahnya.

Sahinuddin berharap diskusi rutin tersebut dapat mendorong budaya belajar di lingkungan Bawaslu Kota Kendari. Setiap materi yang dibahas diharapkan tidak berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan dievaluasi secara berkala.

Penulis: Muh. Ahlan